Fransisca N. Tambunan - Aplikasi Elektroda Glassy Carbon Termodifikasi Molecularly Imprinted Polymer Menggunakan Monomer Asam Metakrilat utk Analisis Asam Urat Secara Voltammetri

/ Comments: (0) /


Tugas Akhir / Skripsi Kimia
Disusun oleh: Fransisca N. Tambunan
Program Sarjana Universitas Airlangga
Program Studi Kimia
Fakultas Sains dan Teknologi

Intisari:

Potensial oksidasi asam askorbat berdekatan dengan potensial oksidasi asam urat sehingga keberadaan senyawa ini dalam sampel serum dapat mengganggu analisis asam urat secara voltammetri menggunakan elektroda glassy carbon. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan selektivitas elektroda glassy carbon melalui pemanfaatan molecularly imprinted polymer. Polimer terbuat dari asam metakrilat sebagai monomer, asam etilen glikol dimetakrilat sebagai cross-linker, benzoil peroksida sebagai inisiator dan asam urat sebagai template. Perbandingan mol monomer, cross-linker dan asam urat yang digunakan adalah 1:3:1 dan 3:3:1. Pada penelitian dipelajari potensial electro-coating molecularly imprinted polymer pada elektroda glassy carbon dan waktu akumulasi asam urat menggunakan elektroda glassy carbon-molecularly imprinted polymer. Kondisi optimum potensial pelapisan molecularly imprinted polymer yang diperoleh pada penelitian ini adalah - 0,4 V dan waktu akumulasi optimum analisis asam urat menggunakan elektroda glassy carbon-molecularly imprinted polymer adalah 60 detik. Nilai validasi metode analisis asam urat menggunakan elektroda GC-MIP meliputi linieritas yaitu 0,996, harga KV yang didapat berkisar antara 7,75 % sampai 12,8 %, sensitivitas bernilai 0,227 μA/ppb, limit deteksi yaitu 0,2669 ppb (1,5877 x 10-9 M) dan recovery sebesar 99,62 %. Elektroda glassy carbon-molecularly imprinted polymer ini cukup selektif untuk analisis asam urat dalam sampel serum yang mengandung asam askorbat dengan konsentrasi tidak lebih dari setengah dari konsentrasi asam urat dibuktikan dengan terjadinya penyimpangan arus asam urat sebesar 1,54 %.

Okti E. Yanti - Senyawa Kompleks (CoSCN) /H2O2 utk Degradasi Zat Warna Congo RED Secara Fotokatalitik

/ Comments: (0) /


Tugas Akhir / Skripsi Kimia
Disusun oleh: Okti E. Yanti
Program Sarjana Universitas Airlangga
Program Studi Kimia
Fakultas Sains dan Teknologi

Intisari:

Limbah zat warna yang berasal dari industri tekstil sangat melimpah yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Dalam mengembangkan metode untuk mengurangi pencemaran oleh limbah zat warna tekstil yang keberadaannya juga mengganggu lingkungan, maka dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pendegradasian zat warna pada limbah industri tekstil menggunakan senyawa kompleks [Co(SCN)]+/H2O2. Zat warna dari limbah industri tekstil yang digunakan adalah congo red. Penelitian ini menggunakan lampu UV sebagai alat pendegradasinya. Konsentrasi sisa congo red diukur kadarnya dengan spektrofotometer UV-Vis. Parameter yang diukur pada degradasi ini adalah variasi volume H2O2 15% dan variasi pH. Hasil degradasi menghasilkan konsentrasi sisa congo red sebesar 8,25 ppm dengan variasi optimum H2O2 15% sebanyak 100 µL dan pH optimum congo red adalah 8. Orde reaksi yang optimum digunakan adalah 1 dengan waktu paruh 1,96 jam.

Kumpulan Judul Skripsi Kimia - Headline Animator